NEWS UPDATE :  

Berita

Bulan Kitab Suci Nasional tahun 2019

Pada bulan September telah dikhususkan oleh Gereja Katolik Indonesa sebagai Bulan Kitab Suci Nasional. Di setiap keuskupan dilakukan berbagai kegiatan untuk mengisi bulan ini, mulai di lingkungan, wilayah, paroki, biara, maupun di kelompok-kelompok kategorial. Misalnya, lomba baca KS, pendalaman KS di lingkungan, pameran buku, dan sebagainya. Terutama pada hari Minggu pertama bulan itu, kita merayakan hari Minggu Kitab Suci Nasional. Perayaan Ekaristi berlangsung secara meriah, diadakan perarakan khusus untuk KS, dan KS ditempatkan di tempat yang istimewa. 

 

Untuk mengetahui latar belakang diadakannya BKSN ini kita perlu melihat kembali Konsili Vatikan II. Salah satu dokumen yang dihasilkan oleh KV II yang berbicara mengenai KS adalah Dei Verbum. Dalam Dei Verbum para bapa Konsili menganjurkan agar jalan masuk menuju Kitab Suci dibuka lebar-lebar bagi kaum beriman (DV 22). Konsili juga mengajak seluruh umat beriman untuk tekun membaca KS. Bagaimana jalan masuk itu dibuka? Pertama-tama, dengan menerjemahkan KS ke dalam bahasa setempat, dalam hal ini Bahasa Indonesia. Usaha ini sebenarnya telah dimulai sebelum KV II dan Gereja Katolik telah selesai menerjemahkan seluruh KS, baik PL maupun PB. Namun, KV II menganjurkan agar diusahakan terjemahan KS ekumenis, yakni terjemahan bersama oleh Gereja Katolik dan Gereja Protestan. Mengikuti anjuran KV II ini, Gereja Katolik Indonesia mulai "meninggalkan" terjemahan PL dan PB yang merupakan hasil kerja keras para ahli Katolik, dan memulai kerja sama dengan Lembaga Alkitab Indonesia. Dengan demikian, mulailah pemakaian KS terjemahan bersama, yang merupakan terjemahan resmi yang diakui baik oleh Gereja Katolik maupun Gereja-gereja

 

Agar anak lebih dekat dengan Kitab Suci, SDS Marsudirini perawang melakukan 2 hal:

1.    Ibadat BKSN

2.    Literasi Kitab Suci

 

Tema BKSN tahun 2019 ini adalah "Mewartakan kabar baik di tengah krisis lingkungan hidup" ("Busur-Ku kutaruh di awan supaya menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi "Kej 9: 13)

Tema setiap pertemuan BKSN yaitu:

  1. MAKHLUK HIDUP MUSNAH KARENA KEJAHATAN MANUSIA
  2. KITA DIPANGGIL UNTUK MEMELIHARA LINGKUNGAN HIDUP
  3. ALLAH MEMBERI KITA BUMI UNTUK HIDUP DIA ATAS-NYA
  4. PERJANJIAN ALLAH DENGAN MANUSIA DAN SEMUA MAKHLUK